Beranda Berita Galeri PSB

Pondok Pesantren Al-Luthfi

Pondok Jenjang:

Tentang Lembaga

Sejarah Berdirinya Cikal bakal Pondok Pesantren Al-Luthfi Lolanan ini didirikan pada Tahun 2006 berdasarkan restu dari para Masyayikh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur dan mandat kepada Putra Putri dan menantu dari Haji Hapal Gonibala, setelah para santri generasi awal kembali dari menuntut ilmu di pondok pesantren di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Timur Tengah. Pendirian Pondok Pesantren Al-Luthfi mendapat dukungan dari para Tohoh masyarakat, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya: Pertama, dorongan yang kuat untuk meningkatkankan kualitas Manusia/Sumber Daya Insani serta kerisauan dari para Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama akan berbagai persoalan sosial. Kedua, Agama Islam adalah agama minoritas di Sulawesi utara. Ketiga, karena unsur kekerabatan yang begitu kuat, Keempat, spirit kerinduan akan sejarah awal pendirian Madrasah pada tahun 19933, olch KH. Abdul Latif Paputungan, di Desa Maclang (Desa Induk lolanan sebelum pemekaran) murid dari Syekh Mohammad Arsyad Thawil, seorang Ulama besar berasal dari Banten yang di asingkan oleh Belanda ke manado. Namun di sayangkan, Madrasah tersebut tidak berkembang karena berbagai latar belakang, diantaranya faktor konflik pergolakan PERMESTA pada tahun 1950-an. Kelima, Haji Hapal Gonibala dan Para Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama di Desa Lolanan dan sekitarnya telah memiliki keyakinan bahwa santri yang telah kembali dari menuntut ilmu di pondok pesantren dari berbagai Daerah sudah memiliki kemampuan untuk mendirikan dan mengelolah pondok pesantren. Fasilitas kegiatan belajar kepesantrenan mernanfaatkan bangunan Diniyah, sebuah bangunan sangat sederhana yang sudah tidak aktif lagi. Setelah mendirikan Pondok Pesantren, lalu disusul dengan mendirikan Madrasah Tsanawiyah. Adapun jumlah Santri yang masuk pada tahun pelajaran 2006/2007 berjumlah 9 orang. Selanjutnya pada tahun pelajaran tahun kedua jumlah santri semakin bertambah hingga mengaktifkan kembali Madrasah Diniyah dengan jumlah santri 37 orang. seiring waktu, Para pendiri pondok pesantren al-Luthfi , yaitu KH.Hi.Sahran Nor Gonibala,Lc., Ari Paputungan, S.Ag, Mahyudin Gonibala,S.Pd. dengan tekad yang kokoh terus berdakwa dan mendirikan lembaga pendidikan seperti Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Aliyah, Pendidikan Usia Dini (TK/PAUD), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM Paket A,B,C) , Balai Latiha Kerja (BLK Komunitas) serta lembaga ekonomi seperti :koperasi, mini market, usaha air minum, pertanian dan hortikultura. Dalam pengembangan pesantren, Ari Paputungan, sebagai Ketua Yayasan Boraq, terus membangun kemitraan multipihak untuk mempercepat realisasi gagasan dan program pondok pesantren diantaranya bermitra dengan: Kementerian Agama, Kementerian pendidikan, kementerian PUPR, Kementerian Tenaga Kerja, Bank Indonesia, Pemerinta daerah provinsi sulut dan Pemerinra Daerah Bolaang Mongondow , dengan PBNU dalam Kegiatan HALAQOH FIKIH PERADABAN dan lain sebagainya, serta bekerja sama dengan para pihak yang sejalan dengan cita-cita pondok pesantren.

Visi Lembaga

"Terwujudnya generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan mandiri."

Misi Lembaga

  • Menyelenggarakan pendidikan Islam yang berkualitas.
  • Membentuk karakter santri yang tangguh.

Program Unggulan

Informasi program unggulan belum tersedia.
Informasi Lengkap
Kepala Lembaga
Mahyudin Gonibala, S.Pd.I
Nomor Statistik (NPSN)
-
Alamat Unit
DESA LOLANAN DUSUN I LOLANAN, SANG TOMBOLANG, BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA, 95742, 95742
DAFTAR SEKARANG
Butuh Bantuan?
Hubungi Kami
MENU UTAMA